Jam Operational: Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

Jam Operational: Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

Urutkan Berdasarkan
18 Tumbuhan Ditemukan

tumbuhan

MAHKOTA DEWA

Phaleria macrocarpa (Scheff. ) Boerl

Habitus berupa perdu, menahun, tegak, tinggi 1-2,5 m. Batang bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, coklat. Daun tunggal, berhadapan, tangkai bulat, panjang 3-5 mm, hijau, helaian daun bentuk lanset atau lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 7-10 crn, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, permukaan licin, hijau. Bunga majemuk, tersebar, dibatang atau pada ketiak daun, tersusun dalam kelompok 2-4 bunga, berkelamin ganda, benang sari melekat pada mahkota, putik keluar dari tabung mahkota, panjang 2-2,5 cm, putih, dasar mahkota bentuk tabung, ujung lepas, 4 helai, panjang 1,5-2 cm,putih. Buah tunggal, bentuk bulat atau bulat telur, panjang 4-6cm, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, warna merah. Biji bulat, keras, warna coklat. Akar tunggang, kuning kecoklatan.

tumbuhan

MAJA (BAEL FRUIT)

Aegle marmelos (L. ) Correa

Habitus berupa pohon tahunan dengan tinggi 10-15 m. Batangnya berkayu, bulat, bercabang, berduri dan berwarna putih kekuningan. Daunnya tersebar pada batang muda, berbentuk lonjong dengan ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi atau berlekuk tidak dalam. Panjang daun 4-13,5 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau. Bunga berupa bunga majemuk, bentuk malai. Daun mahkota lonjong, berwarna hijau dengan panjang 1-1,5 cm. Buah berbentuk bola, diameter 5-12 cm, berdaging dan berwarna coklat. Biji berbentuk pipih dan berwarna hitam. Akar tunggang berwarna putih kotor.

tumbuhan

MALAKA (EMBLIC MYROBALAN)

Phyllanthus emblica L.

Habitus pohon, tinggi ± 10 m. Batang tegak, bulat, berkayu, percabangan monopodial, coklat keputih-putihan. Daun majemuk, lonjong, pangkal dan ujung runcing, panjang 14-22 mm, lebar 3,5 mm, pertulangan menyirip, hijau. Bunga tunggal, bulat, di ketiak daun, panjang 5-6 mm, benang sari tiga, pulih, tangkai putik berlekatan, hijau pucat, mahkota merah keunguan. Buah bundar, beruang liga, kuning pucat. Biji lonjong pipih, keras, coklat muda. Akar tunggang, putih kotor.

tumbuhan

MANGGA (MANGO)

Mangifera indica L.

Habitus pohon, tinggi ± 20 m. Batang tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, coklat. Daun tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang 13-28 cm, lebar 3-8 cm, hijau. Bunga majemuk, berkelamin dua, bentuk malai, berambut kelopak lonjong, benang sari dan tangkai putik panjang 2-3 mm, kepala sari bentuk ginjal, putik bentuk segitiga, kuning kemerahan. Buah buni, bulat telur, hijau atau kuning. Biji keras, tebal, kuning muda. Akar tunggang, coklat.

tumbuhan

MANGGIS (MANGOSTEEN)

Garcinia mangostana L.

Habitus pohon, tinggi ± 15 m. Batang berkayu, bulat, tegak, percabangan simpodial, hijau kotor. Daun tunggal, lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 20-25 cm, lebar 6-9 cm, tebal, tangkai silindris, hijau. Bunga tunggal, berkelamin dua, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 1-2 cm, benang sari kuning, putik satu putih, kuning. Buah buni, bulat, diameter 6-8 cm, coklat keunguan. Biji bulat, diameter + 2 cm, dalam satu buah terdapat 5-7 biji, kuning. Akar tunggang, putih kecoklatan.

tumbuhan

MANJAKANI (OAKGALL)

Quercus infectoria Olivier

Manjakani merupakan jenis pohon kecil yang tumbuh di kawasan Yunani dan Asia Kecil, dengan tinggi mencapai 4 hingga 6 kaki. Sementara itu, manjakani dapat digunakan sebagai pengental rebusan maupun campuran sereal untuk membuat roti. Cara pemanenan: serangga Cynips tinctoria (keluarga Cynipidae) menaruh telur–telurnya pada pucuk-pucuk dan batang-batang muda, larva yang keluar dari telur tersebut mengeluarkan cairan berisi enzim yang dapat merubah pati yang terdapat dalam sel-sel disekitar larva tersebut menjadi gula, perubahan dari pati ke gula ini, makin meningkat dan merangsang sel-sel jaringan yang bulat tengahnya berongga (karena dimakan larva tersebut). Jenitri yang baik diperoleh dari jaringan yang ditinggalkan serangganya, berat dan tergantung warnanya dinamakan manjakani biru, hijau atau hitam. Jika telah ditinggalkan oleh serangganya, ringan, lebih menyerupai bunga karang dan berwarna pucat, disebut manjakani putih dan nilainya rendah.

tumbuhan

MARKISA (MARACUYA)

Passiflora edulis Sims

Habitus terna, merambat atau memanjat, panjang mencapai 10m. Batang bulat, dengan sulur pembelit, licin, hijau. Tunggal, berseling, tangkai silindris, panjang 10-15 cm, hijau, helaian daun bentuk jaotung, ujung runcing, pangkal bertoreh membulat, panjang 10-25 cm, lebar 8-15 cm, pertulangan menyirip, permukaan licin, hijau. Bunga tunggal, di ketiak daun, merupakan bunga sempurna, berhelaian ganda, kelopak lonjong, berlepasan, ujung membulat, panjang 2-3 cm, hijau, benangsari jumlah banyak, ungu, mahkota berlepasan, bentuk oval, ujung membulat, panjang 2-3 cm, ungu. Buah buni, bulat, diameter 5-8 cm, permukaan licin, sewaktu muda ungu, setelah tua kuning oranye. Biji bentuk bulat pipih, berselaput, keras, hitam. Akar serabut, kuning kecoklatan.

tumbuhan

MARKISA BESAR (GRANADILLA)

Passiflora quadrangularis L.

Termasuk tanaman semak hidupnya menjalar, panjangnya kurang lebih 10m. batang markisa kecildan panjang sekali bentuk persegi, semu, lunak, halus, warna hijau kecoklatan. Batangnya merambat dengan bantuan sulur berbentuk pilin (spiral). Daun tunggal, lonjong, tersebar, panjang 7-20 cm, lebar 5-15 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, permukaan licin, tangkal persegi, panjang 2-6 cm dan berwarna hijau. Bunga tunggal berbentuk mangkok, berkelamin dua (hermaprodit) dan menempel diketiak daun, tangkal bergerigi, panjang 3-4 cm hijau, mahkota berbentuk lonjong, permukaannya beralur, warna unggu, benang sari bertangkai, bentuk tabung, panjang kurang lebih 6 cm, warna putih, putiknya pendek warna kuning dengan kelopak bunga berbentuk lonjong warna hijau. Beraroma khas harum. Penyerbukan silangdengan bantuan lebah. Buah bentuk lonjong dengan panjang kurang lebih 20 cm, diameter 15 cm berat 3-5 kg, warna hijau ke putih-putihan. Buah yang sudah masak berwarna kekuningan dan beraroma khas harum buah markisa. Biji bulat pipih panjangnya kurang lebih 0,3 cm berwarna putih. Akar tunggang putih kotor.

tumbuhan

MAWAR (CHINA ROSES)

Rosa chinensis Jacq

Habitus perdu, tegak atau sedikit memanjat, tinggi 1-2 m. Batang bulat, berduri, masih muda licin setelah tua kasar, berusuk,coklat. Daun majemuk, menyirip ganjil, pangkal tangkai bersayap. Corak daun bentuk dual, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang 3-6 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, permukaan licin, hijau. Bunga tunggal, di ujung cabang atau batang, kadang tersusun dalam kelompok, kelopak bentuk segitiga, berbulu, panjang ± 1 cm,hijau, bakal buah tenggelam, benang sari jumlah banyak, kuning, mahkota bentuk dual asimetris, panjang 2-4 cm, halus, merah muda. Buah tunggal, bentuk bulat, ujung terdapat bekas kelopak, diameter 0,5-1 m, oranye. Biji bulat, keras, kecil, putih kelabu. Akar tunggang, kuning oranye.

tumbuhan

MAWAR (FRENCH ROSE)

Rosa gallica L.

Semak dengan tinggi kurang lebih 2 m. batang tegak, bulat, berkayu, berduri, hijau keabu-abuan. Daun majemuk, lonjong, berseling, panjang 5-10 cm, lebar 1,5-2,5 cm, tepi berigi, ujung runcing, pangkal meruncing, pertulangan menyirip, tangkai silindris, panjang kurang lebih 0,5 cm, hijau keabu-abuan. Bunga majemuk, bulat, diujung batang, tankai silindris, panjang kurang lebih 2-5 cm, abu-abu, kelopak bentuk lonceng, ujung ber-treh lima, hijau keabu-abuan, benang sari bertangkai, panjang kurang lebih 0,7 cm, kepala sari, kuninh, putik bulat, panjang kurang lebih 0,5 cm, mahkota halus, berbau harum, merah. buah lonjong, hijau kemerahan. Biji bulat, coklat. Akar tunggang, putih kotor.

tumbuhan

MAWAR (ROSE HIPS, DOGROSE)

Rosa canina L.

Mawar adalah sekelompok tumbuhan semak yang ditemukan di daerah beriklim sedang di kedua belahan bumi dan tumbuh di tempat yang cerah atau teduh dan berkembang dengan baik pada tanah yang sedikit asam. Mungkin dibudidayakan terlebih dahulu di Persia kuno dan dibawa ke Yunani dan Roma. Kini ada ratusan spesies bunga indah ini yang dibudidayakan di seluruh dunia yang menempati tempat vital dalam dunia kedokteran, serta kosmetik, parfum, sabun, dan makanan. Daun Rosa canina dahulu dulunya dijadikan minuman pengganti teh.

tumbuhan

MAWAR KUBIS (ROSE PETALS)

Rosa centifolia L.

Rosa × centifolia (ratusan kelopak/ mawar berkelopak; sinonim. Rosa gallica var. centifolia (L. ) Regel), Mawar Provence atau mawar kubis atau Rose de Mai adalah mawar hibrida yang dikembangkan oleh pembiak mawar Belanda selama periode abad ke-17 dan abad ke-19, mungkin lebih awal. Termasuk dalam keturunan Rosa × damascena, tapi mungkin termasuk hibrida kompleks; sejarah hereditas pastinya tidak terdokumentasi atau diinvestigasi dengan baik atau menyeluruh, tetapi saat ini jenis ini tidak termasuk dalam mawar "ratusan kelopak" (centifolia) yang disebut oleh Theophrastus dan Pliny: "tidak ada referensi pasti yang dapat dilacak sebelum 1580". Tanaman aslinya steril, tetapi variasi mutasi dengan bunga tunggal muncul pada 1769, yang darinya berbagai kultivar yang dikenal sebagai mawar centifolia dikembangkan, yang merupakan hibrida lebih lanjut. Kultivar Lain kemudian menjadi variasi mutasi lebih lanjut dari mawar-mawar ini. Rosa × centifolia 'Muscosa' adalah mutasi dengan rambut-rambut yang mengandung resin pada kuncup bunga, yang darinya sebagian besar (tidak semua) "mawar lumut" berasal. Variasi kerdil atau miniatur telah dikenal hampir selama variasi yang lebih besar, termasuk miniatur mawar lumut 'Moss de Meaux'.

tumbuhan

MAWAR PAGAR (MULTIFLORA ROSE)

Rosa multiflora Thunb. ex Murray

Tumbuhan perdu, tegak atau sedikit memanjat, tinggi 2-3 m. Batang bulat, berduri, kasar, coklat kehijauan. Daun majemuk, tersebar, menyirip ganjil, pangkal tangkai bersayap, berduri, helaian daun bentuk oval sampai lonjong, ujung meruncing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, panjang 3-6 cm, lebar 1-3 cm, pertulangan menyirip, permukaan gundul, warna hijau. Bunga majemuk, di ujung batang atau di ketiak daun, bentuk malai, bakal buah tenggelam, bunga sempurna, kelopak bentuk segitiga, 6 helai, permukaan berbulu, hijau, benang sari jumlah banyak, halus, kuning, mahkota bentuk sudip, halus, berlepasan, jumlah banyak, panjang 2-3 cm, raerah muda sampai putih. Buah tunggal, bulat dengan ujung meruncing, terdapat bekas kelopak, diameter 5-10 mm. kuning oranye. Biji bulat, keras, kecil, putih. Akar tunggang, kuning sampai kuning oranye. Merupakan tumbuhan yang umumnya dibudidayakan sebagai tanaman hias atau untuk pagar. Turnbuh baik pada tanah yang gembur dan subur, pada ketinggian 800 m sampai 1.500 m di atas permukaan laut. Berbunga sepanjang tahun tetapi pemanenan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.

tumbuhan

MELATI (JASMINE)

Jasminum officinale L.

Merupakan tanaman bunga hias berupa perdu, berbatang tegak yang hidup menahun. Melati merupakan genus semak dan tanaman merambat dari keluarga zaitun (Oleaceae).

tumbuhan

MELATI PUTIH (ARABIAN JASMINE)

Jasminum sambac (L. ) Ait.

Merupakan bunga yang memiliki semua bagian bunga tanpa terkecuali, yaitu tangkai bunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik. Contohnya adalah bunga mawar, melati Jasminum sambac, dan bunga sepatu. Habitus semak, tahunan, bercabang, tinggi 1-3 m. Batang berkayu, bulat, beruas, panjang ± 7cm, diameter 5-8 mm, coklat. Daun majemuk, berhadapan, anak daun bulat telur, panjang 2,5-13 cm, lebar 1,5-6 cm, tepi rata, ujung tumpul, pangkal membulat, licin, pertulangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, di ketiak daun. kelopak bentuk lanset, panjang ± 1,5 cm, hijau, benang sari dua, kepala sari pipih, putitl, tangkai sari hijau, putik pendek, putih, mahkota tujuh sampai sepuluh, putih. Buah buni, panjang ± 1 cm, berbiji dua atau satu, hitam. Biji bulat, mengkilal, hitam. Akar tunggang, putih kecoklatan.

tumbuhan

MELON (CANTALOUPE)

Cucumis melo L.

Merupakan tanaman semusim atau setahun yang bersifat merambat, menjalar dengan bantuan alat pemegang yangberbentuk lilin. Perakaran tunggang, terdiri atas akar utama dan akar lateral

tumbuhan

MENGKUDU (NONI, INDIAN MULBERRY)

Morinda citrifolia L.

Habitus berupa pohon dengan tinggi 4–8 m. Batang berkayu, bulat, berkulit kasar, dengan percabangan monopodial; penampang cabang muda segi empat, berwarna coklat kekuningan. Daun tunggal, berbentuk bulat telur, dengan ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 10–40 cm dan lebar 5–17 cm, pertulangan menyirip, serta bertangkai pendek. Daun penumpu berbentuk bulat telur, panjang ±1 cm, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk bongkol, bertangkai, terletak di ketiak daun; benang sari lima, melekat pada tabung mahkota; tangkai sari berambut; tangkai bakal buah panjang 3–5 cm, berwarna hijau kekuningan; mahkota berbentuk terompet, leher berambut, panjang ±1 cm, berwarna putih. Buah berbentuk bongkol, permukaan tidak teratur, berdaging, panjang 5–10 cm, berwarna hijau kekuningan. Biji keras, berbentuk segi tiga, berwarna coklat kemerahan. Akar tunggang, berwarna coklat muda.

tumbuhan

MENIRAN (PHYLLANTHUS)

Phyllanthus niruri L.

Habitus berupa semak semusim setinggi 30-100 cm. Batang berupa batang masif (padat, tidak berongga), bulat, licin, tak berambut, berdiameter ±3 mm, berwarna hijau. Daun majemuk dan saling berseling. Anak daun berjumlah 15-24, berbentuk bulat telur, ujung daun tumpul dan pangkalnya membulat. Panjang daun ±1,5 cm, lebar ±7 mm, bertepi rata, dan berwarna hijau. Bunga berupa bunga tunggal, terletak di dekat tangkai anak daun, menggantung, berwarna putih. Daun kelopak berbentuk bintang. Benang sari dan putik tidak tampak jelas. Mahkota kecil dan berwarna putih. Buah bulat, pipih, berdiameter ±2mm dan berwarna hijau keunguan. Biji kecil, keras, berbentuk ginjal, dan berwarna coklat. Akar tunggang berwarna putih kotor.